aku merenungi betapa anehnya hubungan kita
dan mengingat begitu banyak hal yang telah kita lewati bersama,
saat masa itu masih menjadi masa-masa mu dan masa-masa ku...
aku mengingatnya,
tak terhitung betapa seringnya kita bertengkar dan berdebat membahas sesuatu
tak terhingganya betapa kau dengan sabarnya menghadapi kemanjaanku
aku bahkan merajuk dan marah saat kau tak pedulikan keinginanku
namun kau tetap mau menenangkanku saat aku gelisah dan sendiri
tempat aku bertanya, merengek dan meminta perlindungan
Pernah sekalinya aku bertanya padamu??
kenapa kau tak pergi saja meninggalkanku, kalau saja aku ini menyusahkanmu tanyaku
tapi saat itu kau jawab dengan hanya tersenyum
kau bilang karena tak hanya kau yang membantuku untuk bertahan
namun aku pun membantumu untuk bertahan
hubungan yang lucu pikirku,
lucu karena entah mengapa akhirnya untuk suatu alasan kita mampu untuk saling melindungi
kau yang terbaik saudara lelakiku,
bahkan untuk ukuran saudara yang tak sama darah dagingnya denganku
kau tetap yang terbaik
Untuk saudara lelaki ku, apa kabarmu kini??
maaf untuk semua yang kau lakukan dan yang tak kulakukan untukmu
aku berharap suatu saat kita bisa bertemu
kembali bertengkar lagi dan kemudian berakhir dengan cerita-cerita manis masa-masa itu
Ya, surat ini untuk saudara lelakiku, aku harap kau baik sj. Aku tau kau baik-baik sj..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar